Apa
yang menarik dari tahun baru kali ini? Entahlah. Semua terlihat sama saja bagi
saya, kalau pun ada yang berbeda hanya lah perkara waktu. Namun manusia-manusia
di dalamnya dan segala polah dalam menyikapinya, bagi saya sama saja. Tahun
ini, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, saya tidak terikat janji untuk
menemani siapa-siapa di malam pergantian tahun. Saya bersyukur karena beberapa
tahun belakangan, semenjak menginjak usia 20-an tepatnya, saya tak perlu pusing
menentukan kemana, bagaimana, dan dengan siapa menghabiskan akhir tahun. Tak
ada kumpul-kumpul dengan teman, tak ada keharusan begadang yang menyisakan
pusing di pagi hari, tak ada selebrasi apapun. Saya sudah bertekad membiarkan
malam itu berlalu begitu saja.
Sayangnya,
rencana tinggal lah rencana. Selepas menjawab beberapa soal ujian take home
yang mesti dikumpul Senin depan, saya memutuskan untuk tidur dan menolak halus
ajakan ibu yang punya kontrakan untuk melihat kembang api tahun baru. Namun apa
dinyana, saya lupa mematikan handphone. Dalam
keadaan setengah sadar, saya menerima pesan singkat dari Mbak Nela,
menanyakan keberadaan saya. Awalnya saya diamkan, namun hal itu berbuntut
panggilan dan sms [lagi]. Akhirnya, rencana saya untuk tidur di malam pergantian
tahun lenyaplah sudah. Malam itu saya habiskan dengan menemaninya melihat
kembang api dari atap rumah. Ya, atap rumah. Saya menolak keluar. Memikirkan
kemacetan harian di perempatan Mirota Kampus saja sudah membuat saya enggan,
apalagi kalau mesti mengalami kemacetan karena perayaan tahun baru. Belum lagi
ditambah bonus lainnya, kebisingan terompet yang bersahut-sahutan, keramaian
yang tak pernah membuat saya nyaman, dan banyak lagi.
Ngomong-ngomong,
bicara tahun baru biasanya tidak terlepas dari resolusi. Semula saya enggan
memikirkannya. Saya resah jikalau nanti resolusi hanya sekedar ilusi. Tapi
sekalipun begitu, pada akhirnya saya memikirkannya juga. Saya tidak berharap
yang muluk-muluk. Saya cuma ingin diwisuda tahun ini. Dan semoga resolusi tak
sekedar ilusi. Aamiin.
06.19
Unknown



0 komentar:
Posting Komentar