Saya berhenti tarbiyah.
Apa butuh alasan yang mesti diperdengarkan untuk pernyataan saya barusan? Saya percaya semua hal punya alasannya masing-masing, tapi saya memilih untuk tidak sembarangan mengurai alasan. Karenanya saya bungkam. Saya telah memilih. Sudah semenjak lama.
Saya tahu ada orang-orang yang terluka atas keputusan saya, ada yang kecewa, atau bisa jadi ada yang lega dan bahagia. Selalu ada beragam kemungkinan. Apapun itu, saya berterima kasih. Mungkin saya tidak akan bisa benar-benar berhenti. Dengan beralih pada tarbiyah dalam pengertian lain misalnya atau dengan mengenang semua yang patut diingat. Apapun itu, terima kasih.
01.42
Unknown


0 komentar:
Posting Komentar