Saya tak kunjung paham kenapa perubahan seringkali berteman baik dengan kehilangan. Tidak peduli perubahan itu baik atau buruk, hampir selalu ada cerita kehilangan yang menyertainya. Saya percaya, setiap apapun, baik orang, keadaan, benda diam, semua akan berubah. Tidak ada yang abadi dan benar-benar bertahan, semua berubah. Hanya saja, tidak semua orang siap menghadapi perubahan, bukan? Termasuk saya.
Adalah hal yang aneh bagi saya ketika kedekatan saya dengan beberapa orang mulai menyisakan jarak ketika salah satu dari kami memutuskan berubah. Jikalau perubahan itu ke arah yang lebih buruk, jarak yang tercipta mungkin masih bisa dinalar logika. Tidak ingin terpapar keburukan yang sama mungkin bisa dijadikan satu dari sekian alasan. Namun nyatanya, ketika berubah ke arah yang lebih baik pun, tidak semua orang siap untuk menerima. Saya, sekian di antaranya.
Saya seringkali berpikir, apakah perubahan drastis itu yang menimbulkan rasa kehilangan yang teramat sangat? Entah.
Yeah.. sometimes, the people we know becomes the people we knew.
~saya merindukan uda saya [yang dulu]~
08.34
Unknown



0 komentar:
Posting Komentar