Rabu, 16 Oktober 2013

Me



Saya orang yang cuek, jutek, dan rada brengsek. Tidak suka keramaian, benci basa-basi, dan sangat tidak senang jika ada yang mengganggu privasi saya.

Saya nyaman dengan kesendirian, namun bukan berarti tak ada ruang untuk berbagi. Saya hanya akan membagi apa yang menurut akal sehat saya layak untuk dibagi. Jadi, kalau saya misalnya sedang dirundung masalah, jangan paksa saya untuk cerita. Saya tak suka. Tak suka dipaksa dan tak suka terlihat lemah meski sebenarnya memang begitu adanya.

Saya menyebalkan. Saya benci rokok, namun sayangnya kebanyakan orang-orang dekat saya justru perokok berat. Saya bosan mengingatkan orang-orang untuk hal-hal yang itu-itu saja, tapi beda urusan jika soal merokok, saya bisa jadi teramat sangat nyinyir.

Saya lebih suka menghindari masalah dan lebih memilih diam ketika marah, karena saya bisa jadi begitu ofensif kalau dikuasai kemarahan. Biasanya dengan diam saya justru lebih bisa berpikir dan mencoba paham. Saya tak suka menunjukkan kemurkaan, lebih baik saya diam karena setidaknya itu terlihat lebih elegan, bagi saya.

Saya butuh usaha keras untuk dekat dengan orang-orang. Saya tidak terbiasa memulai. Mungkin saja inisiatif saya kurang, tapi saya akan berjuang apapun itu kalau itu saya yakini dan benar-benar saya inginkan.

Saya senang tidur dan melamun. Saya tidak suka dibangunkan tiba-tiba, kecuali oleh Ibu ataupun alarm. Saya juga tidak suka jikalau lamunan saya buyar tiba-tiba karena dikagetkan, biasanya sesudah itu saya hanya akan pasang tampang datar.

Saya suka buku. Apalagi kalau buku itu baru atau malah sudah begitu tua. Aromanya seksi menurut saya, mengalahkan parfum paling wangi yang pernah mampir di indera saya. Saya tidak membatasi diri membaca buku apapun. Saya membaca hampir semua jenis tulisan, tapi memang saya hanya mencintai beberapa. Saya lebih suka sastra klasik, tapi bukan berarti saya membenci chicklit, teenlit, atau metropop.

Saya tidak suka difoto kecuali diambil diam-diam dan hasilnya memuaskan. Saya bukan penggila fotografi. Di saat teman-teman saya kebanyakan merengek ingin punya kamera DSLR canggih, saya malah berpikir menyentuh polaroid. Saya bukan pakar fotografi, dan mungkin karena itu terdengar aneh kalau saya lebih menyukai gambar-gambar diagram, rumus matematis, dan angka-angka ketimbang gambar landscape, wallpaper cantik, manga, atau lainnya. Tapi cuma sebatas melihat. Karena saya belum bermaksud menikmati.

Saya tidak suka makanan manis, kecuali es krim. Saya juga tidak begitu suka makanan yang pedas. Saya lebih menyukai makanan yang asin. Karenanya saya punya alasan untuk minum banyak air putih. Saya termasuk orang yang susah makan, kecuali ketika stress. Stress selain menguras tenaga dan pikiran, nyatanya juga menguras isi dompet saya. Makanya, saya tidak mau stress :)

Tentang pilihan. Kalau disuruh memilih film atau buku, saya akan pilih buku. Antara cokelat dan keju saya akan memilih keju. Antara media sosial dan blog, saya akan pilih blog. Antara menulis atau bicara, saya akan pilih menulis.

Inilah saya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCpenney Printable Coupons