Minggu, 03 Maret 2013

Skip



aku tahu sekarang
kita terjebak dengan masa lalu kita
kita enggan berpisah dengan hangatnya masa kecil kita
kemesraan yang tak bisa dirasakan orang lain seperti kita merasakannya

kita tak bisa menerima
berhadapan dengan kenyataan ketika tua menjadi keniscayaan
ketika dihadapkan dengan pilihan soal kedewasaan
kita masih enggan melepas kenangan-kenangan itu bukan

tapi kenyataannya memang begini
begitu menyakitkan
usia lambat laun mengajarkan kalau dunia kita tak sama
waktu bersepakat bahwa kita berbeda

tak ada lagi keceriaan masa kecil
tak ada lagi kompetisi memanjat pohon jambu di depan ruang guru
tak ada lagi kepolosan ketika kita berbarengan menikmati Kamen Rider Kuuga
tak ada persaingan mendapatkan ranking nem tertinggi
tak ada lagi
terlebih canda tawa
haruskah menyalahkan waktu dan jarak?
adilkah mengkambinghitamkan semua atas kerenggangan yang kita sulam sendiri?

ah, andai saja hati bisa diajak kompromi
agar ia berbaik hati untuk tidak mencintai sahabat sendiri

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCpenney Printable Coupons