ketika malam tadi,
semalam yang dingin di tengah rinai hujan
di antara senandung favorit kita
aku berkelana mencari bayanganmu
tak ku temukan di tengah keramaian kota
di pinggiran alun-alun tua
di antara debu jalanan malam
dan kebisingan klakson aneka rupa
tak kunjung ku temukan
sekalipun aku beralih pada sudut-sudut gedung tua
menyepi di pinggir lapangan bola
berharap menemukan (setidaknya) bayanganmu
mencari.. mencari..
curiga kau bersembunyi di sebuah sisi kota ini
tapi nyatanya kau tak kemana-mana
masih menyapaku lewat imaji
tersenyum, menatap dalam, menyusuri relung hati
nyatanya kau memang tak kemana-mana
lantas mengapa aku masih saja memburu bayangmu seperti orang gila
sayang, aku rindu
06.31
Unknown

Posted in: 

0 komentar:
Posting Komentar