Aku belum bisa menjadi tukang tidur sejati. Selalu saja ketika gelap datang, aku mesti menerima musuh yang menyusuli pekat. Kantuk.
Dia tak jua mau diajak berdamai. Sekalipun ku imingi bermacam hal, apapun itu yang sekiranya bisa membuat dia lekat pada malamku. Tapi nyatanya dia kian menjauh. Meninggalkanku untuk kembali lagi dan memaksaku bersamanya di awal pagi.
01.13
Unknown

Posted in: 

0 komentar:
Posting Komentar