Kamis, 17 Januari 2013

Hujan Kali Ini



aku masih meringkuk di sudut kamar.

mata yang kian awas menyentuh kaca jendela yang kusam, menikmati rinai yang begitu sendu

senja sebentar lagi menjelang, sayang

sudahkah kau dengar bahasa rinduku?

aku tak tahu lagi cara kita bersuara

cara kita mengerat dalam satu-satunya ilusi yang kita punya

yang ku punya sekarang hanya bahasa perasaan

omong kosong jika semua verbalitas itu jumawa meyakinkan mereka lainnya kalau ia sanggup

ia bisa melontarkan ribuan asa dan rasa dari dirinya

bagiku biarlah begini

biarlah diam dalam segala sudut ironi dunia

omong kosong verbalitas yang ada

karena aku mencintaimu tidak dengan kata-kata

ia lebih laksana hujan

anggun menyentuh bumi tanpa mesti meluluhlantakkan

sayang, sambutlah dunia kebebasan

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCpenney Printable Coupons